ADSENSE 336 x 280
Penulisan Aksara Lampung Pada Jembatan Way Semah Salah dan Menuai Keritik
Pesawaran kejarfakta.com – Penulisan dua puluh (20) Kelabai Sukhat atau Induk Huruf Aksara Lampung pada jembatan Waysemah Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran menuai kritikan dari tokoh adat masyarakat Kabupaten setempat.
Pasalnya, penulisan dan penempatan Kelabai Sukhat yang disematkan pada jembatan yang berada dijalan protokol A. Yani itu terlihat jelas ada kesalahan penulisan aksara, Induk aksara Lampung yang tertulis tepat dibawah tulisan Kabupaten Pesawaran tersebut terlihat ada aksara yang terbalik dari letak yang seharusnya.
Seperti pada aksara ‘BA’ terlihat salah penulisan karena disitu tertulis huruf aksara ‘GA’, lalu pada penempatan aksara ‘A’, dimana letaknya tertukar dengan aksara ‘LA’. Begitu juga dengan aksara yang semestinya ‘SA’ disana tertulis aksara ‘BA’. Sementara untuk aksara ‘SA’ sendiri luput tidak tersematkan dipenulisan 20 Induk
ADSENSE Link Ads 200 x 90
aksara Lampung pada jembatan yang menjadi salahsatu icon Kabupaten Pesawaran itu.
Salahnya penempatan penulisan 20 Induk aksara Lampung ini menuai tanggapan serius dari tokoh adat Lampung Kabupaten berjuluk Andan Jejama itu. Diantaranya datang dari tokoh adat sai batin, Parifki Zulkarnaen adok suntan Junjungan Makhga yang menyayangkan kesalahan penulisan aksara tersebut menunjukkan jika rekanan pelaksana tidak mengerti dan memahami tentang budaya terutama aksara Lampung.
“Kalau tidak mengerti semestinya rekanan itu bertanya dahulu dengan orang Lampung terkait budaya aksara Lampung yang akan ditulis, jangan asal tabrak saja. Kalo begitu kan kesannya masyarakat Pesawaran tidak faham dengan sukhat-nya sendiri,” ungkap Parifki, Minggu (20/01/2019).
Anggota DPRD Pesawaran ini mendesak rekanan segera memperbaiki kesalahan penulisan aksara Lampung tersebut. Supaya tidak menjadi kesalahan pemahaman ditengah masyarakat, terkait sukhat Lampung dan letak makna artikulasinya.
“Dinas PU-PR secepatnya harus menegur dan memerintahkan kepada rekanan.Kalo bisa blacklist perusahaan rekanan tersebut, sebab pekerjaannya tidak profesional begitu,” pungkasnya.
Reporter : Yoga/Deva
Editor : Ahsannuri
from berita lampung | beritaonline | berita lampung barat | KejarFakta.com http://bit.ly/2RFNrxH
via IFTTT
ADSENSE 336 x 280
dan
ADSENSE Link Ads 200 x 90
Salahnya penempatan penulisan 20 Induk aksara Lampung ini menuai tanggapan serius dari tokoh adat Lampung Kabupaten berjuluk Andan Jejama itu. Diantaranya datang dari tokoh adat sai batin, Parifki Zulkarnaen adok suntan Junjungan Makhga yang menyayangkan kesalahan penulisan aksara tersebut menunjukkan jika rekanan pelaksana tidak mengerti dan memahami tentang budaya terutama aksara Lampung.
“Kalau tidak mengerti semestinya rekanan itu bertanya dahulu dengan orang Lampung terkait budaya aksara Lampung yang akan ditulis, jangan asal tabrak saja. Kalo begitu kan kesannya masyarakat Pesawaran tidak faham dengan sukhat-nya sendiri,” ungkap Parifki, Minggu (20/01/2019).
Anggota DPRD Pesawaran ini mendesak rekanan segera memperbaiki kesalahan penulisan aksara Lampung tersebut. Supaya tidak menjadi kesalahan pemahaman ditengah masyarakat, terkait sukhat Lampung dan letak makna artikulasinya.
“Dinas PU-PR secepatnya harus menegur dan memerintahkan kepada rekanan.Kalo bisa blacklist perusahaan rekanan tersebut, sebab pekerjaannya tidak profesional begitu,” pungkasnya.
Reporter : Yoga/Deva
Editor : Ahsannuri
from berita lampung | beritaonline | berita lampung barat | KejarFakta.com http://bit.ly/2RFNrxH
via IFTTT
0 Response to "Penulisan Aksara Lampung Pada Jembatan Way Semah Salah dan Menuai Keritik"
Post a Comment